Indonesia sedang dilanda musim penghujan yang tidak dapat diprediksi. Di beberapa kota, hujan terkadang turun dengan sangat derasnya setelah langit cerah dan panase seharian. Beberapa kota besar, seperti Jakarta, Tangerang, dan Bandung bahkan sampai dilanda banjir hebat. Di beberapa kota atau daerah yang lain mungkin sudah ada sedikit tanda-tanda banjir, yaitu dengan munculnya genangan-genangan air. Hal ini yang banyak dikhawatirkan oleh para pengendara motor atau pengemudi mobil. Genangan air atau banjir pastinya akan menggangu kelancaran lalu lintas, dan mungkin akan membuat mobil menjadi mogok ditengah jalan.

lala2
Siasat Menyetir Mobil ditengah Banjir

Lalu bagaimana caranya melewati banjir atau genangan air dengan lancar tanpa halangan? Bagi pengendara roda empat, kondisi ini harus menjadi perhatian. Tentunya, mengendarai mobil-mobil dengan ground clearance yang tinggi bisa jadi alternatif. Mobil-mobil dengan ground clearance tinggi biasanya yang berjenis sport utility vehicle (SUV). Contoh Pajero Sport, punya celah tanah setinggi 215 mm. Sementara untuk versi kompaknya ada Toyota Rush dengan ground clearance 200 mm. Tapi, Avanza yang bermain di kelas low multi purpose vehicle (LMPV) juga memiliki celah 200 mm.

tips-berkendara-saat-banjir-1-700x357
Siasat Menyetir Mobil ditengah Banjir

Tapi, jika tipe mobil anda adalah bukan mobil yang aman seperti yang dijelaskan diatas, anda masih bisa mensiasatinya dengan melewati genangan air dengan tenang dan tidak memaksa. Bila terpaksa melewati jalan yang tergenang air, ada baiknya Anda memperhatikan sejumlah hal. Pertama adalah kenali kondisi jalan. Anda harus mengenali medan yang akan dilewati dan memperkirakan tinggi dari genangan. Tentu, ini dapat membantu mobil tak terendam air terlalu dalam sehingga menggangu saluran udara.

pajero-sport-banjir
Siasat Menyetir Mobil ditengah Banjir

Kemudian, susuri bagian tengah jalan. Saat berkendara, posisikan mobil di bagian tengah yang permukaannya lebih tinggi. Dan jangan lupa mematikan AC untuk menghindari korslet pada bagian kelistrikan mobil. Untuk mobil dengan transmisi manual, disarankan tidak menginjak kopling terlalu dalam. Disarankan setengah kopling dengan posisi gigi satu dan menjaga putara mesin pada 1.500-2.000 rpm. Patut diingat, melewati genangan harus dengan kecepatan yang tidak terlalu cepat. Ini untuk mencegah ban slip dan memperbesar potensi cipratan air masuk ke ruang mesin. Dengan beberapa cara diatas, anda pasti dapat melewati genangan air atau banjir dengan lancar.